Polisi Usut Dugaan 10 Penambang Emas di Kukar Tewas Akibat Merkuri

Polisi Usut Dugaan 10 Penambang Emas di Kukar Tewas Akibat Merkuri

- detikNews
Senin, 04 Apr 2011 17:53 WIB
Samarinda - 10 Penambang emas tradisional tewas di Gunung Kiau Kaca dan Kiau Kaca Sule, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara. Polisi menyelidiki penyebab kematian termasuk dugaan mereka keracunan merkuri.

Informasi yang diperoleh detikcom, lokasi tambang emas berada di wilayah terpencil di Kecamatan Tabang. Butuh waktu berhari-hari dari ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, untuk menuju lokasi. Akibatnya, tewasnya 10 penambang yang terjadi dua pekan lalu ini, baru diketahui Sabtu (2/4) lalu.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Fajar Abdillah ketika dikonfirmasi mengatakan masih mengumpulkan informasi akurat terkait penyebab meninggalnya 10 penambang emas tersebut. "Belum ada informasi yang saya berikan. Saya masih mengumpulkan data-data," kata Fajar ketika dihubungi detikcom, Senin (4/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta juga mengatakan, personel Polres Kutai Kartanegara, tengah diturunkan menuju lokasi tambang tersebut.

"Masih menugaskan anggota. Tim Polres hari ini berangkat ke lokasi tambang untuk melakukan penyelidikan," kata Wisnu saat dihubungi detikcom.

Menurut Wisnu, dugaan keracunan merkuri di air Sungai Kiau yang dikonsumsi para penambang ini, belum bisa dikonfirmasi. Polisi masih mengumpulkan informasi

"Belum bisa dipastikan. Meninggal karena merkuri atau karena sakit. Informasi valid masih dikumpulkan anggota Polri ke lokasi," ujar Wisnu.


(fay/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini