Pilihlah yang Cantik, Mega Dinilai Lecehkan Perempuan
Senin, 07 Jun 2004 16:32 WIB
Palembang - Pernyataan capres dari PDIP Megawati Soekarnoputri dalam sejumlah kampanyenya yang mengatakan "pilihlah calon presiden yang paling cantik" dinilai telah melecehkan perempuan."Pernyataan itu sangat mengeskploitasi perempuan. Itu pelecehan terhadap sosok perempuan, dan saya pikir pernyataan itu sangat merugikan dirinya sebagai capres," kata aktivis perempuan dari Yayasan Puspa Indonesia, Rina Bakrie, dalam perbincangan dengan detikcom, di kantornya, Jalan Cempaka Palembang, Senin (7/6/2004).Menurut Rina, pernyataan itu mencerminkan Megawati tidak mempunyai kesadaran gender. "Dia lupa kata cantik di mata kaum pria merupakan juga bahasa seksualitas, dan itu artinya dengan memberikan identitas cantik pada dirinya sama dengan mengeksploitasi fisik perempuannya," kataRina."Saya tidak tahu mengapa Megawati justru menjual itu di setiap berkampanye. Ini jelas kontraproduktif bagi dirinya," kata Rina.Seperti diketahui dalam beberapa kampanyenya, Megawati beberapa kali mengajak masyarakat untuk memilih capres yang paling cantik. Seperti saat berkampanye di Jakarta dan Palembang.. Terakhir di Medan pada Minggu kemarin (6/6) , Mega meminta simpatisannya memilih yang cantik dan punya tahi lalat di bawah bibir bagian kanan.
(nrl/)











































