DPP Golkar Nonaktifkan Anggota yang Tak Dukung Wiranto
Senin, 07 Jun 2004 16:32 WIB
Jakarta -
DPP Golkar menonaktifkan salah seorang anggotanya karena tidak mendukung keputusan DPP yang mencapreskan Wiranto-Salahuddin Wahid (Gus Solah). Anggota DPP yang dinonaktifkan itu yakni Abu Hasan Sajili yang menjadi tim sukses Hamzah Haz dan Agum Gumelar.Demikian disampaikan Ketua Tim Sukses Wiranto-Gus Solah, Slamet Effendi Yusuf saat dihubungi detikcom pertelepon, Senin (7/6/2004)."Pak Abu Hasan Sajili itu memang resmi menjadi tim sukses Hamzah Haz dan Agum Gumelar. Dia beranggapan punya jalinan persahabatan dnegan Agum Gumelar. Dia otomatis non aktif tidak pakai surat-suratan," kata Slamet Effendy.DPP Golkar menonaktifkan Abu Hasan untuk menegaskan capres Golkar hanya satu, Wiranto-Gus Solah. "Tidak ada calon lain. Jadi kalau ada orang Golkar yang mencalonkan pasangan di luar Wiranto itu di luar tanggung jawab Partai Golkar," tandas Slamet. Slamet juga menegaskan, DPP akan melakukan tindakan yang sama terhadap siapa pun yang membelot dari keputusan partai. "Kalau ada orang DPP yang menjadi tim sukses di luar calon partai Golkar kami minta untuk non aktif," kata Effendy. Sebelumnya Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung menyatakan telah menegur 2 anggota DPP yang tidak mendukung Wiranto. Saat itu Akbar belum mau menyebutkan nama.Saat ditanya siapa satu orang lainnya yang dinonaktifkan, Slamet mengaku tak tahu. "Saya tahunya hanya Pak Abu Hasan," kata Slamet.
(iy/)










































