Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS menyatakan, pihaknya telah diberitahu mengenai retakan-retakan yang ditemukan pada pesawat Boeing 737-300 tersebut. Demikian seperti diberitakan BBC, Senin (4/4/2011).
Sebanyak 19 pesawat Boeing 737-300 lainnya milik Soutwest tidak menunjukkan masalah dan akan kembali dioperasikan.
Dalam insiden menegangkan Jumat lalu, pesawat Southwest yang mengangkut 118 penumpang terpaksa mendarat darurat di pangkalan militer Yuma, Arizona, AS setelah didapati lubang besar di bagian atap kabin pesawat. Pesawat sempat mengalami penurunan tekanan udara mendadak hingga menimbulkan kepanikan sejumlah penumpang.
"Kami syok," ujar penumpang bernama Debbie Downey. "Kami berada di baris ke-16 dan suami saya serta saya bisa melihat langit biru... kabel-kabel. Itu benar-benar mengerikan," cetus wanita tersebut.
Atas insiden itu, Southwest membatalkan 600 penerbangan pada akhir pekan tersebut. Pembatalan dilakukan agar para teknisi bisa melakukan pemeriksaan khusus bersama tim Boeing atas 79 pesawatnya. Hasil pemeriksaan pesawat-pesawat Boeing lainnya diperkirakan baru akan selesai pada Selasa, 5 April malam waktu setempat.
Β
(ita/nrl)











































