Kampanye di Padang Sepi, Hasyim Kritik Kabinet

Kampanye di Padang Sepi, Hasyim Kritik Kabinet

- detikNews
Senin, 07 Jun 2004 14:51 WIB
Padang - Tidak seperti kampanye legislatif yang selalu padat pendukung, kampanye pilpres di Padang boleh dikatakan sepi-sepi saja. Kampanye cawapres Hasyim Muzadi di Gedung Wanita Sumatera Barat (Sumbar), komplek GOR Agus Salim Padang, Senin (7/6/2004), juga hanya dihadiri sekitar 300 simpatisan.Angka ini sangat jauh dengan klaim Ketua Tim Mega Presiden (TMP) Sumbar Drs. H. TK. BGD. M. Letter yang menargetkan kampanye Hasyim akan dihadiri sekitar 30 ribu simpatisan.Dalam kampanye hari ini, dari pantauan detikcom, mereka yang hadir adalah kader PDIP dan warga Nahdlatul Ulama (NU) Sumbar. Masyarakat umum jumlahnya bahkan lebih sedikit dibandingkan jumlah polisi yang mengawal kehadiran Hasyim di Padang.Dalam kampanyenya, Hasyim menyebutkan, keputusannya untuk bergabung dengan Mega didasarkan keinginan untuk mewujudkan kedaulatan Indonesia yang sesungguhnya. Baik kedaulatan dalam bidang politik, kemadirian ekonomi dan kedaulatan lainnya.Kritik KabinetDi samping itu, Hasyim juga menyindir soal banyaknya politisi yang mengaku-aku nasionalis namun dalam kenyataannya memiliki sikap sebaliknya. "Banyak di antara politisi kita yang merasa nasionalis sejati. Namun dalam prakteknya mereka malah menjual perusahaan-perusahaan negara kepada pihak asing," kritik Hasyim tanpa menyebutkan polisi penjual aset negara itu.Hasyim menyatakan, dia tidak menutup mata terhadap kekurangan-kekurangan yang dimiliki Megawati Soekarnoputri sebagai presiden selama ini. Namun, ia menilai hal itu sebagai hal yang wajar mengingat kabinet yang membekingi Megawati adalah kabinet pelangi yang sarat dengan berbagai kepentingan."Harus diakui sekarang banyak pihak-pihak yang sebelumnya diangkat presiden untuk membantu tugas kenegaraannya malah berbalik mencaci maki orang yang mengangkatnya," demikian kritik Hasyim Muzadi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads