'Bajak' Kepala Daerah, Demokrat Cari Vote Getter di 2014

'Bajak' Kepala Daerah, Demokrat Cari Vote Getter di 2014

- detikNews
Senin, 04 Apr 2011 09:58 WIB
Jakarta - Kader Partai Bulan Bintang (PBB) sekaligus Gubernur NTB, Muhammad Zainul Madji lompat ke Partai Demokrat dan langsung menjadi Ketua DPD PD NTB. Banyak kepala daerah yang lompat pagar, karena Demokrat mencari pendulang suara Pemilu 2014.

Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, fenomena loncat pagar itu terjadi karena pertemuan dua titik kepentingan antara kepala daerah dan partai politik.

"Kelapa daerah punya kepentingan pribadi karir politiknya. Apalagi untuk kasus Zainul, PBB punya masa depan suram setelah dalam pemilu lalu tidak lolos ambang batas parlemen. Sementara Demokrat masih punya masa depan," kata Burhanuddin saat dihubungi detikcom, Senin (4/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, kata Burhanuddin, parpol juga sangat berkepentingan dengan kepala daerah yang notabene adalah orang nomor satu di suatu daerah. Dengan menguasai birokrasi dan sebagai pemersatu formal, kepala daerah bisa menjadi vote getter yang efektif dalam pemilu.

"Misalnya saja PPP memperoleh suara terkecil di Bali karena tidak ada kader di jabatan kunci. Namun, perolehan PPP terbesar itu di Kalsel karena Gubernur Rudy Arifin berasal dari PPP. Jadi ada efek incumbency itu," ujar Burhanuddin.

Seperti diketahui beberapa kepala daerah juga melakukan loncat pagar. Misalnya saja Gamawan Fauzi (Gubernur Sumbar saat itu) dan Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulut) yang diusung PDI Perjuangan, namun akhirnya loncat ke Partai Demokrat.

(lrn/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads