Saat Terik Matahari Tak Lagi Membakar Gurun

Laporan dari Dubai

Saat Terik Matahari Tak Lagi Membakar Gurun

- detikNews
Senin, 04 Apr 2011 08:03 WIB
Saat Terik Matahari Tak Lagi Membakar Gurun
Dubai - Timur Tengah, apa yang anda bayangkan? Panas, gersang dan sulit air. Itukah yang ada di benak Anda. Jika iya, maka Anda salah. Panas dan gersangnya gurun di Timur Tengah itu adalah cerita dalam dongeng 1001 malam saja.Β  Paling tidak hal itu tidak berlaku lagi di Dubai, Uni Emirat Arab.

Visi kota Dubai yang ingin menjadikan kota ini sebagaiΒ  kota terdepan tujuan wisatan memang bukan sekadar omong kosong. Dubai banyak membangun fasilitas mewah untuk wisatan. Sebut saja hotel Burj Al Arab, Pulau Palm Jumeirah dan Hotel Atlantis yang serba luks dibangun di kota ini.

Pantauan detikcom, Minggu (3/4/2011) hotel Burj Al Arab terletak di kawasan pantai Jumeirah, Dubai, Uni Emirat Arab. Burj Al Arab konon disebut-sebut sebagai hotel termewah di seluruh dunia dengan tingginya mencapai 321 meter dan bentuknya menyerupai layar pada kapal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bangunan ini berdiri di sebuah pulau buatan yang berada 280 meter lepas pantai di Teluk Persia. Hotel ini sering disebut sebagai hotel bintang tujuh. Konstruksi Burj Al Arab dimulai tahun 1994 dan dibuka untuk pengunjung pada 1 Desember 1999.

Bangunan lainnya yang dimiliki Dubai untuk menjamu para wisatawan adalah Palm Jumeirah (Pulau Palm Jumeirah). Pulau ini merupakan pulau reklamasi yang berbentuk pohon palem dengan cakupan sebuah batang, sebuah mahkota dengan 17 daun, dan sebuah pulau berbentuk sabit yang mengelilinginya dan membentuk lingkaran 11 kilometer sebagai pemecah gelombang.

Untuk mencapai Palm Jumeirah bisa ditempuh dengan mobil atau monorel yang sengaja di bangun sebagai akses keluar masuk. Bila anda ingin menyaksikan keindahan Palm Jumeirah, maka monorel adalah transportasi yang tepat, karena dengan moda transportasil ini, pengunjung bias melihat keindahan dan kemegahan Palm Jumeirah. Tarifnya monorelnya 25 Dirham pulang pergi.

Di ujung Palm Jumeirah kita akan disuguhi bangunan megah dengan lubang besar berbentuk kubah di tengahnya. Bangunan ini adalah hotel Atlantis. Hotel Atlantis konon tidak diperuntukan untuk orang kaya biasa, melainkan ultra kaya karena tarif permalam menginap di hotel ini sangat mahal. Berbagai fasilitas wah dan menakjubkan tersedia di sini, termasuk menikmati suasana bawah laut yang mewah.

Hotel-hotel mewah lainnya di Dubai yakni Jumeirah Beach, Wild Wadi, Dubai Marina dan masih banyak lagi. Istilah Rego Nggowo Rupo (harga menentukan kualitas) juga berlaku di sini tentunya. Yang jelas panasnya gurun yang mencapai 54 derajat celcius tak belaku lagi di Hotel-hotel ini. Nyes adalah kata yang pas menggambarkan saat anda memasuki hotel-hotel termewah kelas dunia itu.

Anda ultra kaya? Silakan kunjungi hotel tersebut.

(her/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads