Pantauan detikcom, Senin (4/4/2011), lidah api saat ini menjulur ke atas. Sementara tangki sudah menciut dan condong ke arah tangki 32-T104, yang belum terbakar.
Sementara tangki 32-T104 masih terus didinginkan dengan disemprot foam, agar tidak ikut meledak akibat panas yang ditularkan dari tangki 31-T7. Meski belum meledak, tangki 32-T104 sudah berubah warna dari putih menjadi kuning.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, VP Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengatakan, pihaknya menjamin pasokan BBM dalam kondisi aman dengan volume stok premium, solar dan kerosin (Minyak Tanah) dijaga pada level 3,2 juta KL. Untuk Avtur akan mulai dikapalkan pada 4 April sebesar 17.000 KL ke Depot Manggis, Bali dan Soekarno Hatta.
Di samping itu, lanjut Harun, Pertamina telah menyiagakan pasokan sebesar 400.000 barel Premium yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila diperlukan untuk menambah pasokan. Dengan pertimbangan safety pelayanan LPG yang selama ini dipenuhi dari Kilang Cilacap telah dialihkan pasokannya, khusus untuk Jawa Tengah bagian barat akan mengambil dari Kilang Balongan sedangkan untuk pasokan Jawa Tengah bagian timur akan mengambil dari Terminal Elpiji Tanjung Emas.
"Ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi seperti biasa," pungkas Harun.
(lrn/lrn)











































