Tokyo Electric Power Co (Tepco), operator PLTN Fukushima, merilis informasi 2 pekerjanya pada Minggu (3/4/2011) seperti dilansir dari LA Times hari ini.
Kedua pekerja yang dinyatakan hilang itu adalah Yoshiki Terashima (21) dan Kazuhiko Kokubo (24). Tepco mengatakan keduanya berlari ke ruang turbin reaktor unit 4 sesaat setelah gempa terjadi untuk memeriksa saklar daya dan menguji katup operasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada hari Sabtu, Tepco mengatakan tingginya zat radioaktif pada air yang bocor dari lubang dekat reaktor yang menuju ke laut. Hal ini dapat menjelaskan tingginya tingkat radioaktivitas yang telah ditemukan dalam air laut lepas pantai.
Tepco mengatakan telah mendeteksi retakan 8 inci di lubang beton yang menahan kabel-kabel daya dekat dengan reaktor unit 2. Kini Tepco sedang berusaha untuk menutup patahan itu. Air yang bocor dari reaktor itu mengandung tingkat radiasi 1.000 milisievert (mSV) per jam, padahal batas yang diizinkan untuk pekerja PLTN adalah 250 mSV per tahun.
Hari Minggu ini para pekerja mencoba menginjeksikan bubuk polimer, salah satu bahan pembuatan plastik untuk menambal retakan itu dan menyerap air reaktor.
(nwk/fay)










































