"Saya sudah berlayar setengah dari dunia. Suatu saat, saya ingin berlayar keliling dunia," kata Rob Rambini setelah tiba di Dermaga Bali Marina, Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Minggu (3/4/2011).
Rob Rambini yang pernah menetap di beberapa negara, Italia dan Rusia ini bermimpi menaklukkan dunia dengan berlayar untuk memberikan inspirasi kepada anak muda Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkan impiannya itu, ia akan berlayar dengan kapal layar yang ukurannya lebih besar. Dalam perjalanannya dari California ke Bali, ia menggunakan kapal type Jensen Marine Cal 30 dengan nama KONA, ukuran 30 feet (10 meter).
"Saya akan menggunakan perahu yang lebih besar. Berkeliling dunia membutuhkan persiapan, alat dan makanan yang lebih banyak. Kapal saya ini tidak bisa menampung karena terlalu kecil," kata Rob Rambini.
Selama perjalanan berlayar, ia membawa makanan berupa mie, pisang, kepala dan makanan kaleng. Ia hanya menyantap nasi sebanyak seperempat kilogram dalam satu bulan. Selama perjalanan, ia selalu sehat dan tak pernah sakit.
Pada kesempatan itu, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berjanji akan menjadi sponsor jika Rob Rambini melanjutkan perjalanannya keliling dunia dengan berlayar solo. "Kita akan sponsori," kata Direktur General Pemasaran Pariwisata Sapta Nirwandar.
(gds/fiq)











































