Rembuk Rakyat Tolak Capres Militer Digelar 12 Juni
Senin, 07 Jun 2004 13:15 WIB
Jakarta - Rembuk Rakyat dan Konsolidasi Sipil akan digelar di Bandung 12-14 Juni 2004. Acara yang diprakarsai mahasiswa ini akan menolak capres-cawapres berlatar militer."Sasaran kegiatan, menghasilkan kesepakatan bersama berupa penolakan terhadap militerisme. Kita akan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat untuk menolak capres-cawapres berlatar militer."Demikian disampaikan Ketua Panitia Yanto Semaun dalam jumpa pers di Kampus UKI Salemba Jakarta, Senin (7/6/2004). Rencananya, aksi bersama mahasiswa, pemuda, dan rakyat akan digelar pada 14 Juni 2004 di Bandung.Sekretaris Panitia Darussalam membantah pembiayaan kegiatan Rembuk Rakyat didanai capres berlatar non militer. "Dana merupakan swadaya dari teman-teman mahasiswa. Kita tidak ada kepentingan menggolkan capres tertentu," tegasnya.Yanto kembali menuturkan, Rembuk Rakyat akan diikuti peserta berbagai elemen dan organisasi dari 42 kota di Indonesia. Acara digagas oleh Jaringan Mahasiswa Kalimantan Barat, Fontier Bali, dan Forum Komunikasi Mahasiswa Bandung."Indonesia butuh pemimpin, bukan komandan. Kita tidak akan biarkan militer menguasai negeri dan merebut tampuk pemerintahan," tandas Yanto.
(sss/)











































