"Posisinya PKB adalah mengevaluasi total gedung baru DPR. Syarat pertama melakukan efisiensi anggaran harus ada audit yang jelas," ujar Ketua FPKB DPR, Marwan Jafar, kepada detikcom, Sabtu (2/4/2011).
PKB berharap ada efisiensi total anggaran pembangunan gedung baru DPR. Anggaran yang disiapkan saat ini senilai Rp 1,138 triliun dianggap masih terlalu besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan gedung baru hanya bisa dilakukan atas persetujuan rakyat.
"Jadi harus dirancang ulang, dibuka ke publik, sehingga masyarakat tahu harga per meternya berapa sebenarnya. Jadi gedung dibangun atas restu rakyat," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan PAN, Gerinda, PDIP, dan PPP mendukung penundaan pembangunan gedung baru DPR. Sementara FPD, FPG, FPKS, dan Hanura, menilai gedung baru DPR diperlukan.
(van/lh)











































