Gedung Putih pun mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk segera mengambil langkah-langkah nyata menuju reformasi.
"Pemerintah Suriah punya kesempatan penting untuk responsiv atas aspirasi legal rakyat Suriah," ujar Jay Carney, juru bicara Presiden AS Barack Obama seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (2/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Jumat, 1 April kemarin, pasukan keamanan Suriah menewaskan setidaknya tiga demonstran di pinggiran Damaskus. Menurut saksi mata, ketiga demonstran tersebut tewas ketika pasukan Suriah melepaskan tembakan untuk membubarkan ribuan demonstran.
Dalam insiden itu, sekitar 2 ribu demonstran turun ke jalan-jalan untuk menuntut pengunduran diri Assad. Menurut sumber resmi via kantor berita Libya, SANA, kelompok-kelompok bersenjata mengambil posisi di atas atap-atap bangunan dan menembaki para demonstran.
Aksi demo antipemerintah telah berlangsung di Suriah selama dua pekan terakhir. Sejauh ini lebih dari 60 orang telah tewas selama pergolakan tersebut.
(ita/ita)











































