"Beberapa perdana-menteri dan presiden gila dan penjahat Eropa dan AS tengah memimpin pembasmian terhadap sebuah negara muslim Arab," ujar juru bicara pemerintah Libya, Mussa Ibrahim kepada wartawan di Tripoli, ibukota Libya.
"Kedengaran tak asing lagi? ... Itu kejahatan terhadap kemanusiaan," cetus Ibrahim seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (2/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini pasukan pro pemimpin Libya, Muammar Khadafi dan para pemberontak terus terlibat pertempuran. Sementara serangan-serangan udara yang dilancarkan negara koalisi terus dilancarkan terhadap Libya.
(ita/ita)










































