Pengamat Sosial: Penipu Cantik Bahayanya Sama Seperti Golok

Pengamat Sosial: Penipu Cantik Bahayanya Sama Seperti Golok

- detikNews
Sabtu, 02 Apr 2011 12:25 WIB
Pengamat Sosial: Penipu Cantik Bahayanya Sama Seperti Golok
Jakarta - Kriminalitas akan semakin kreatif. Penipu yang berpenampilan bagus dan cantik sama bahayanya dengan pelaku kriminal dengan kekerasan. Jadi, jangan mudah terbujuk!

"Penipu cantik itu bahayanya sama seperti golok. Kalau dipakai memeras ya sama saja. Kalau kita diperas Rp 1 miliar ya bisa mati juga kita," kata pengamat sosial dan budayawan, Radhar Panca Dahana, saat dimintai komentar terkait fenomena sosial 2 perempuan cantik, Selly Yustiawati dan Malinda Dee, yang terlilit kasus penipuan dan pembobolan Citibank.

Hal ini disampaikan Radhar usai diskusi polemik Trijaya di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (2/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kriminalitas akan semakin kreatif. Penampilan yang bagus, dan jual tubuh
sudah digunakan dalam aksi kriminalitas sejak dahulu.

"Itu (tindakan Selly dan Malinda) sebenarnya sama-sama kriminal, hanya berwajah cantik. Sama saja dengan kriminal yang berwajah sangar. Tetapi tujuannya sama itu untuk merampas harta kita juga," papar Radhar.

"Duit, golok, alat kelamin bisa menjadi senjata. Jangan mudah terbujuk. Ancaman lebih bahaya yang indah daripada dengan kekerasan," lanjut dia.

Selly dan Malinda sama-sama cantik. Selly menjadi tersangka kasus penipuan. Ada korban Selly yang mengaku hanya ditipu ratusan ribu, atau beberapa juta, tapi ada juga yang mengaku tertipu Rp 100 juta. Jumlah pastinya, hanya Selly yang tahu.

Sedangkan Malinda Dee yang bernama asli Inong Malinda ini juga berstatus tersangka. Perempuan berusia 47 tahun ini menggasak miliaran rupiah uang nasabah Citibank yang nilainya ditaksir sebesar Rp 20 miliar.


(aan/ndr)


Berita Terkait