Duh! Susahnya Mendarat di Jambi dengan Lion Air

Duh! Susahnya Mendarat di Jambi dengan Lion Air

- detikNews
Sabtu, 02 Apr 2011 09:59 WIB
Jakarta - Dua kali terbang, dua kali juga gagal mendarat di Jambi. Itulah yang dirasakan para penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0606 rute Jakarta-Jambi. Ya ampun!

Salah seorang penumpang, Eko Suwanto, menceritakan keluh kesahnya pada detikcom, Sabtu (2/4/2011). Dia seharusnya berangkat sejak Jumat (1/4/2011) kemarin pada pukul 17.20 WIB. Namun karena ada pergantian pesawat, penerbangan pun ditunda hingga pukul 20.00 WIB.

Ternyata, setelah terbang dan hampir mendarat di Jambi, pesawat berputar ulang dan kembali mendarat di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah pukul 20.00 WIB take off dan sekitar 40 menit terbang ada pengumuman dari pilot bahwa pesawat mengalami kerusakan teknis sehingga harus kembali ke Jakarta dan mendarat di Soekarno Hatta pukul 22.50 WIB," ucap Eko kepada detikcom, Sabtu (2/4/2011) dinihari.

Setibanya di Jakarta, penumpang diarahkan di ruang tunggu B3. Awalnya, kata Eko, Lion Air berjanji akan menerbangkan para penumpang dengan pesawat lain. Namun tak lama kemudian muncul pengumuman yang menyatakan penerbangan ditunda hingga Sabtu pagi.

Penumpang sempat terlunta-lunta hingga pukul 02.00 WIB sebelum akhirnya diinapkan di sebuah hotel di kawasan Pluit, Jakarta. Hingga akhirnya, pesawat kembali berangkat pukul 06.00 WIB menuju Jambi.

Namun, apa mau dikata. Setelah hampir tiba di dekat bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, pesawat kembali harus berputar balik ke Jakarta. Alasannya, ada keterbatasan jarak pandang karena kabut tebal.

"Kemudian pilot kapten Pantom mengumumkan, pertama, karena jarak pandang terbatas akibat kabut tebal yang mencapai 1  meter, pesawat sempat berputar di atas Jambi 30 menit. Bahkan sempat mencoba mendarat, roda sudah keluar, dan ada kata prepare for landing. Tiba-tiba naik lagi, dan pilot mengumumkan pesawat balik lagi ke Jakarta," urainya.

Hingga pukul 09.30 WIB, Eko dan sejumlah penumpang lain masih menunggu penerbangan berikutnya. Beberapa penumpang yang kecewa meminta pengembalian uang, sebagian bahkan ada yang terlihat emosi.

"Sempat agak chaos, karena pada minta refund," imbuhnya.

Politisi PDIP ini sangat menyesalkan apa yang terjadi dengan Lion Air. Acara yang harus diikutinya di Jambi terpaksa mengalami perubahan. Belum lagi kerugian waktu yang dideritanya.

"Pokoknya Lion Air harus minta maaf," tegasnya.

Saat dimintai konfirmasi, pihak Lion Air belum bisa dihubungi. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait juga tak bisa dikontak telepon selulernya.

(mad/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini