Menurut Corporate Communication Manager Palyja, Meyritha Maryanie, perawatan alat
tersebut akan mempengaruhi pasokan air bersih ke pelanggan di beberapa wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan sebagian Jakarta Barat.
"Perawatan ini dipilih hari Sabtu karena memang di rumah banyak kegiatan, tapi secara bisnis berkurang," ucap Meyritha kepada detikcom, Jumat (1/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang harus disiapkan masyarakat adalah mengisi bak-bak penampungan. Untuk rumah-rumah pelanggan besar, reservoirnya untuk dipenuhi karena akan selama beberapa jam mati," sambungnya.
Meyritha menegaskan, perawatan alat ini diperlukan agar pelayanan Palyja lebih baik lagi. Palyja memastikan distribusi air kepada pelanggan akan kembali normal secara bertahap pada hari Minggu 03 April 2011, sekitar pukul 06.00 WIB.
Berikut kawasan-kawasan yang diperkirakan akan mengalami gangguan air mati total:
Kawasan Kuningan Timur, Karet Kuningan, Karet Semanggi, Karet, Setiabudi, Karet Tengsin, Bendungan Hilir, Gelora, Menteng, Pegangsaan, Guntur, Manggarai, Manggarai Selatan, Menteng Atas, Gondang Dia, Cikini, Pasar Manggis, Kebon Sirih, Bagian Timur Kebon Melati, Kebon Kacang dan Kampung Bali, Gambir, Petojo Selatan, Kebon Kelapa, Pasar Baru, Tomang, Grogol, Ancol, Penjaringan, Pekojan, Bagian Utara Tambora, Jembatan Lima, Angke, Mangga Besar, Bagian Utara Mangga Dua Selatan, Pinangsia, Roa Malaka, Pluit, Kemanggisan, Palmerah, Sukabumi Utara, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Bagian Utara Jelambar Baru, Bagian Barat Wijaya Kusuma.
Sedangkan yang mengalami terkena dampak gangguan aliran air meliputi kawasan Kartini, Karang Anyar, Maphar, Taman Sari, Tangki, Slipi, Petamburan, Kota Bambu, Cideng, Petojo Utara, Krukut, Tanah Sereal, Duri Pulo, Duri Selatan, Kali Anyar, Jembatan Besi, Krendang, Duri Utara, Keagungan, Glodok, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Jelambar.
(mad/mad)











































