Dilansir AFP, Sabtu (1/3/2011), aktivitas radiaoaktif tersebut terdeteksi di langit ibukota Rusia, Moskow. Hal ini dikatakan oleh deputi direktur perusahaan yang memonitor aktivitas radioaktif di Rusia tengah, Radon, Oleg Polsky.
Menurut Polsky, ada iodine dan strontium isotop yang terdeteksi di Moskow sejak pekan lalu. Zat tersebut hanya bisa tercium oleh alat penyaring canggih yang dimiliki perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zat isotop yang terdeteksi meliputi Iodine-131, cesium-134, cesium-137 dan tellurium-132.
"Isotop telah terkonfirmasi berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi di Jepang," kata Polsky.
"Tapi itu tidak berbahaya bagi manusia," sambungnya.
Gempa bumi dan tsunami yang mengguncang Jepang telah menimbulkan korban jiwa hingga 28 ribu orang. Selain itu, bencana terdahsyat itu juga telah merusak sistem pendingin reaktor nuklir Fukushima hingga membuat kebocoran radiasi ke udara dan laut.
Jejak zat radioaktif diyakini telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Inggris.
(mad/mad)










































