"Meskipun belum ada data korban tewas secara resmi, beberapa sumber melaporkan bahwa sekitar 1.000 orang telah tewas. Serta banyak lagi korban terluka dalam kekerasan baru-baru ini," tulis Kemlu InggrisΒ seperti dikutip Reuters, Jumat (1/4/2011).
Laporan tersebut juga memaparkan terjadinya pelanggaran HAM seperti penahanan, penyiksaan dan penolakan terhadap bantuan medis. Warga sipil tak bersalah dilaporkan tewas akibat pengeboman yang dilakukan secara sembarangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Libya kini tengah berkecamuk perang antara pasukan pemerintah Khadafi dan pasukan pemberontak yang menentangnya. PBB lantas menerapkan zona larangan terbang yang memungkinkan pasukan koalisi menyerang Libya dari udara. Operasi di Libya sekarang diambil alih oleh NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).
(adi/nrl)











































