Aksi yang berlangsung, Jumat (01/4/2011) sore ini, dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut. Awalnya aksi berlangsung damai.
Perwakilan mahasiswa berorasi di depan pintu gedung dewan menggunakan pengeras suara. Dalam orasinya, mahasiswa meminta Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun untuk menemui mahasiswa agar bisa menyampaikan aspirasi terkait desakan mundur terhadap Presiden SYB karena dinilai tidak mampu membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi mahasiswa ini dihadang sejumlah Satpam dan petugas kepolisian berpakaian preman. Akibatnya, aksi saling dorong terjadi hingga berujung dengan aksi saling pukul. Dalam peristiwa ini, juga diwarnai aksi saling kejar antara mahasiswa denga petugas Satpam dan polisi.
Keributan mereda setelah anggota DPRD Sumut, Syamsul Hilal menemui mahasiswa. Namun mahasiswa tetap ngotot ingin bertemu ketua DPRD Sumut dan menolak kehadiran Syamsul Hilal.
Koordinator aksi, Jahidin Hidayat Daulay mengatakan, mahasiswa ingin menyampaikan asipirasinya terkait mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lengser dari jabatannya, langsung kepada ketua dewan, bukan dengan anggota dewan.
"Kami tidak percaya lagi dengan anggota dewan. Kami mau menyampaikan langsung kepada ketua dewan, karena anggota dewan hanya punya janji saja," kata Jahidin.
Meski tidak berhasil menemui ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun, mahasiswa akhirnya membubarkan diri.
(rul/ndr)










































