Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Guido Westerwelle kepada wartawan usai bertemu Menlu China Yang Jiechi di Beijing, China.
"Situasi Libya tak bisa diselesaikan dengan cara militer," ujar Westerwelle seperti diberitakan kantor berita Reuters, Jumat (1/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan dengan Westerwelle, Menlu China Yang Jiechi mengatakan, pemerintahnya khawatir dengan berbagai laporan korban jiwa di kalangan warga sipil dan terus berlangsungnya pertempuran di Libya. Yang pun menegaskan, krisis Libya harus ditangani secara tepat dengan cara-cara diplomatik dan politik.
Pemerintah Jerman berbeda sikap dengan Amerika Serikat, Prancis dan Inggris dengan memilih untuk abstain dalam voting Dewan Keamanan PBB mengenai resolusi yang memungkinkan aksi militer atas Libya. Keputusan Jerman tersebut mengikuti China, Rusia, India dan Brasil yang juga abstain dalam voting tersebut.
(ita/nrl)











































