Hujan gerimis di Kota Yogyakarta usai Salat Jumat tidak menyurutkan aksi mereka, Jumat (1/4/2011). Aksi ini diikuti ratusan kader dan simpatisan PKS.
Aksi itu diawali dari depan Masjid Syuhada di Jl I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Gondokusuman Yogyakarta. Dari halaman Masjid Syuhada massa kemudian melakukan longmarch melewati Jl Sudirman, simpang empat Tugu Yogyakarta, Jl Mangkubumi, Malioboro dan berakhir di simpang empat Kantor Pos Besar di Jl Senopati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperta aksi lainnya, para peserta juga membawa poster di antaranya bertuliskan 'Hentikan serangan barbar dan biadab', 'Tolak pemerintahan diktator sekarang juga', 'Jangan korbankan rakyat sipil' dan lain-lain.
Koordinator aksi Sukamta kepada wartawan di sela-sela aksi mengatakan pihaknya mengajak seluruh rakyat Indonesia dan masyarakat dunia untuk menyerukan segera dihentikannya agresi. Agresi militer seperti yang dilakukan sekutu di Libya sudah bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
"Kami juga menentang pemerintahan diktator yang jelas mendholimi rakyat," katanya.
Dia menyatakan rasa keprihatinannya atas krisis politik di negara-negara Timur Tengah yang sampai saat ini belum selesai sehingga mengakibatkan rakyat menjadi korban. Oleh karena itu pihaknya juga meminta pemerintah Indonesia untuk mendesak PBB agar mengeluarkan resolusi perdamaian untuk menyelesaikan krisis yang terjadi di Libya dan Timur Tengah.
"Agresi militer yang dilakukan tentara sekutu juga tidak dibenarkan karena rakyat sipil malah jadi korban," kata Ketua DPW PKS DIY itu.
Meski aksi berjalan dengan tertib, aparat Poltabes Yogyakarta terus mengawal peserta dari belakang berisan.
(bgs/fay)











































