Hotel di Bali Bebaskan Biaya Pembatalan Hotel Wisatawan Jepang

Hotel di Bali Bebaskan Biaya Pembatalan Hotel Wisatawan Jepang

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2011 20:42 WIB
Bali - Jepang tengah berduka pasca dilanda gempa, tsunami dan bahaya radiasi nuklir. Warganya pun banyak yang membatalkan kunjungannya ke Bali. Sebagai wujud solidaritas, wisatawan Jepang dibebaskan biaya pembatalan sewa kamar hotel.

"PHRI menghimbau pihak hotel tidak mengenakan biaya pembatalan kepada wisatawan mancanegara asal Jepang," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, yang akrab dipanggil Cok Ace pada jumpa pers di kantor Bali Tourism Board (BTB), Jl Puputan Raya Renon, Denpasar, Kamis (31/3/2011).

Namun PHRI Bali tidak akan memberikan sanksi kepada hotel yang masih mengenakan biaya pembatalan kepada wisatawan Jepang. "Tidak ada sanksi cuma himbauan. Tetapi sebagai wujud solidaritas, kita harus memberikan pelayanan yang khusus kepada wisatawan Jepang," kata Cok Ace.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan, sejak bencana gempa, tsunami dan bahaya radiasi nuklir, terjadi pembatalan sebanyak 1.200 kamar per malam hingga saat ini. Berdasarkan data dari PHRI Bali, terjadi pembatalan sebanyak 1.829 kamar per malam pada 17 Maret 2011.

Sebelumnya, Ketua PHRI Badung Rai Suryawijaya mengatakan Bali kehilangan sebanyak 2.800 kamar per malam. Kunjungan wisatawan Jepang pun turun sebanyak 60 persen.

Cok Ace menambahkan, pada kondisi normal, pembatalan sewa kamar per malam dikenakan biaya denda sebesar 30-50 persen dari harga sewa. "Tetapi kondisi sekarang di luar kemampuan kita. Komponen pariwisata Bali seyogyanya memberikan pelayanan sehingga tidak merugikan wisatawan Jepang," katanya.

(gds/ndr)


Berita Terkait