Tujuh Rumah Hanyut, Belasan Rusak Diterjang Lahar Dingin Merapi

Tujuh Rumah Hanyut, Belasan Rusak Diterjang Lahar Dingin Merapi

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2011 19:38 WIB
Tujuh Rumah Hanyut, Belasan Rusak Diterjang Lahar Dingin Merapi
Magelang - Sebanyak tujuh rumah di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hanyut dan belasan lainnya rusak akibat diterjang banjir lahar dingin dari Gunung Merapi. Banjir lahar dingin tersebut juga sempat mengambrolkan satu sisi jembatan Kali Pabelan di Dusun Prumpung, Desa Taman Agung, Kecamatan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Dari pantauan detikcom di beberapa desa, Kamis (31/3/2011) rumah yang hanyut dan mengalami kerusakan itu berada di tiga wilayah yaitu; Dusun Ngemplak, Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid, Dusun Gunung Lemah, Desa Gondowangi, dan Dusun Sudimoro, Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan. Wilayah itu berada di sepanjang bantaran Kali Pabelan yang berhulu di Gunung Merapi.

Di Dusun Sudimoro terdapat dua rumah hanyut milik Nur Hasanah dan Muhjahri, delapan rumah rusak berat, dan 12 rumah terendam material.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Dusun Gunung Lemah terdapat empat rumah hanyut, dua rumah rusak parah, dan satu rumah rusak dingin. Bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena penghuni rumah telah mengungsi sebelum banjir datang.

Di Dusun Ngemplak tercatat satu rumah hanyut milik Slamet Basuki dan 33 rumah lain terendam material lahar setinggi 0,5 hingga 1,5 meter.

Muh Kisnan Kadus Ngemplak kepada detikcom menyatakan sebelumnya dusunnya pernah diterjang banjir lahar luapan Sungai Pabelan pada 9 Januari 2011 yang mengakibatkan enam rumah hanyut.

โ€œSebanyak 565 jiwa warga dari 167 keluarga mengungsi dan beberapa waktu kemudian berangsur pulang ke rumah masing-masing dan tinggal 301 jiwa dari 108 keluarga yang mengungsi,โ€ tegas Kisnan.

Kisnan menjelaskan warga mengungsi di 46 shelter box dan sejumlah rumah kosong di Dusun Laseman, Ngrajek yang sebelumnya juga sudah ditempati oleh warganya.

(anw/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads