"Saya minta kesadaran ya, kalau kayak gitu kan sensitif. Saya kira tidak perlu ada hal-hal seperti itu," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
Hal ini disampaikan Timur di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2011). Kapolri menanggapi dua kasus candaan soal bom di penerbangan Garuda Indonesia dan Silk Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat saja nanti, terkait apa yang dirugikan yah," ujarnya.
Sebelumnya, pesawat Silk Air tujuan Palembang-Singapura delay hampir 6 jam di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, lantaran ada penumpang yang bercanda soal bom. Mendengar itu, sang pramugari yang bernama Siti Nurhendon lantas melapor ke kapten pesawat. Kapten melanjutkan laporan ke menara pengawas. Laporan pun ditindaklanjuti.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi beberapa hari lalu. Seorang penumpang Garuda bercanda dirinya membawa bom karena enggan menyimpan barangnya ke bagasi. Akibatnya penerbangan tertunda 3 jam.
(mad/aan)











































