"Direksi PT KAI memutuskan bahwa mulai 1 April untuk perjalanan KA yang berhenti di setiap stasiun akan ditunda kurang lebih 3 bulan," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono.
Sugeng mengatakan itu dalam jumpa pers di Jakarta Railway Center Jl Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2011). Dia didampingi Daops PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Henri Tjahyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Taruhlah kita ambil contoh yang ada di Cikini, bisa langsung ke Stasiun Cikini.
Tidak perlu ke Gambir, Manggarai, dan sebagainya," tutur Sugeng.
Bahkan, lanjut Sugeng, waktu tunggu kereta akan ditingkatkan. Waktu tunggu ditingkatkan dari 15 menit menjadi hanya 10 menit.
Di tempat yang sama, Corporate Secretary PT KAI Commuter Jabodetabek Makmur Syaheran mengatakan, sosialisasi penghapusan KRL Ekspres perlu pendalaman. Pihaknya juga memberikan waktu kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terkait untuk memahami penghapusan itu.
"Sebetulnya kita kemarin sudah siap mengoperasikan perjalanan seperti ini pada 1 April. Tapi kami beri waktu lebih banyak kepada teman-teman dan juga stakeholder yang lain untuk memahami," kata Makmur.
Dengan berhenti di setiap stasiun, KRL ekspres berubah menjadi KRL commuter line. Sementara itu KRL ekonomi masih akan tetap dioperasikan.
(nik/vit)











































