"Dari foto yang disampaikan memang identik, tapi kira harus cek juga yang lainnya," ujar Kepala BIN Sutanto di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (31/3/2011).
Karena itu, lanjut Sutanto, masih terus melakukan kroscek lebih lanjut. "Sedang kita konfirmasi. Itu kan masih penyidikan dari pihak Pakistan. Tentu kita kroscek," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patek diburu oleh aparat keamanan Indonesia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat (AS). Kepalanya dihargai US$ 1 juta.
Umar Patek juga ditengarai berperan sebagai komandan lapangan pelatihan Jamaah Islamiyah di Mindanao, Filipina. Noordin M Top, yang berhasil dilumpuhkan Densus 88 beberapa waktu lalu, pernah menjadi muridnya.
(gus/nrl)










































