Mayat Doni yang pekerjaannya sebagai kapster salon itu, ditemukan pertama kali oleh Anto, pemilik salon sekaligus rekan kerja Doni.
"Saya menemukannya pas buka salon. Ketika saya buka, menemukan dia di depan kamar mandi sudah tewas," ujar Anto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Acong, tidak ada tanda-tanda Doni menderita sakit sebelumnya. "Kelihatan dia sehat-sehat saja," ujarnya.
Namun, Kanit Reskrim Polsek Ciledug, AKP Paryanto menuturkan, Doni sebelumnya menderita sakit darah tinggi, diabetes dan jantung. Keterangan itu didapat polisi dari rekan kerja Doni, Anto.
"Bahkan sebelumnya dia sempat diopname karena sakitnya itu," katanya.
Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap mayat Doni, polisi tidak menemukan tanda-tanda atau luka pada bagian tubuh Doni.
"Tidak ada luka pada tubuh Doni. Doni dan Anto adalah pemilik salon bernama Saylu, dan kini jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. Di TKP dia ditemukan telanjang dan mulutnya keluar darah, tepatnya di depan kamar mandi," terangnya.
(lrn/lrn)











































