Amien Janjikan Penerapan Otda yang Konsekuen
Minggu, 06 Jun 2004 20:53 WIB
Banjarmasin -
Calon presiden dari PAN Amien Rais menjanjikan bila dirinya terpilih sebagai presiden maka akan menerapkan otonomi daerah secara konsekuen. Amien juga akan memberantas illegal logging dan illegal mining secara bertahap. Hal ini disampaikan Amien kepada wartawan dalam jumpa pers seusai bertemu dengan ulama kharismatik Banjarmasin, KH Muhammad Jazuli Seman di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (6/6/2004). Saat itu, Amien ditanya mengenai komitmennya terhadap Kalsel bila dirinya menjadi presiden 2004. Menurut Amien, implementasi otonomi daerah saat ini sudah lebih dari cukup. Namun, pelaksanannya memang belum konsekuen. "Karena itu, bila memang Amien-Siswono dipercaya rakyat, maka di Kalimantan dan pulau-pulau lain akan kita terapkan otonomi daerah yang konsekuen," kata Amien. Amien juga akan mengatur pemilik HPH (Hak Penggunaan Hutan), sehingga tidak hanya menjadi porsi kalangan tertentu saja. Selain itu, kata Amien, dirinya juga akan mengimplementasikan pembagian hasil untuk daerah dan pusat. "Sebenarnya, sekarang ini UU-nya sudah lebih baik daripada masa lalu. Tapi, implementasinya saja yang masih gagal," ungkapnya. Pada kesempatan itu, Amien juga ditanya wartawan media lokal mengenai pandangannya tentang illegal logging dan illegal mining. Menurut Amien, kedua masalah itu harus diberantas, namun caranya tidak bisa dalam waktu singkat. "Saya sudah berkali-kali bahwa korupsi itu musuh masyarakat yang utama. Dan illegal logging ini merupakan salah satu bentuk korupsi. Kita harus memberantasnya, tapi caranya tidak bisa grusa-grusu. Kalau sampai ada moratorium total, maka yang kasihan juga adalah perusahaan kayu. Karena itu, penyelesaiannya harus bertahap," ujar Amien. Hal yang sama, kata Amien, juga berlaku terhadap illegal mining yang juga marak di Kalimantan. Dalam kampanyenya di Banjarmasin, selain menemui KH Moh Jazuli, Amien juga melakukan kampanye terbuka di Lapangan Bola Kayu Tangi, Banjarmasin. Setelah itu, Amien berkunjung ke pasar tradisional di Martapura, Kabupaten Banjar dan makan siang di sebuah warung.
(asy/)










































