Kiai Ponpes Sidogiri Pasuruan Dukung Mega-Hasyim
Minggu, 06 Jun 2004 15:44 WIB
Surabaya - Dari Pasuruan, Jawa Timur, sejumlah kiai mengeluar fatwa yang mengharamkan perempuan menjadi pemimpin. Namun KH Nawawi Abdul Djalil, pemimpin Ponpes Sidogiri, Pasuruan yang disegani di Jatim justru menyatakan mendukung pasangan Megawati-Hasyim Muzadi.Sikap Nawawi itu disampaikan lewat selebaran yang berupa foto kopi kepada wartawan di Surabaya, Jatim, Minggu (6/6/2004). Pernyataan tersebut ditandatangani Nawawi tanggal 3 Juni 2004. Nawawi menegaskan dukungan itu bersifat pribadi, bukan kelembagaan. "Secara pribadi saya memberikan dukungan kepada Hasyim Muzadi sebagai Wapres untuk Ibu Mega. Karena Pak Hasyim sebagai wapres lebih besar kemungkinannya untuk menutupi dan menyempurnakan kekurangan yang ada pada Ibu Mega dibanding wapres lain terhadap pasangannya," terang Nawawi dalam siaran persnya. Salah seorang alumni Ponpes Sidogiri, H. Sunarto yang juga Sekretaris PCNU Surabaya membenarkan sikap Kiai Nawawi tersebut. "Itu betul bahwa beberapa waktu lalu saya sowan kiai dan mendapatkan pernyataan beliau yang bersikap mendyukung Kiai Haysim. Foto kopian itu benar. Tapi itu secara pribadi bukan kelembagaan," kata Sunarto. Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jatim, KH Mutawakil Alalah juga membenarkan sikap Kiai Nawawi. "Itu benar bahwa ada kabar Kiai Nawawi memang mendukung Pak Hasyim. Tapi saya belum mendapat pernyatan tertulisnya," kata Mutawakil.Ponpes Sidogiri dikenal mempunyai pengaruh besar di Jatim. Hal itu terbukti saat Pemilu legislatif lalu, KH Mahmud Ali Zein dari ponpes tersebut meraup suara terbanyak dalam pemilihan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jatim.
(iy/)











































