Pantauan detikcom, Rabu (30/3/2011) pemakaman yang dilangsungkan selepas Maghrib berjalan dramatis. Ibunda korban, Siti Akidah (38) terus menitikkan air mata. Sementara langit mulai gelap saat ayat suci dilantunkan mengiringi Alfian dimakamkan.
"Aneh saja dia (Alifian) nangis ingin ikut waktu bapaknya mau pergi ke pasar, biasanya enggak," kata Akidah sebelum pemakaman di rumahnya, Kampung Jembatan, RT 8 RW 14, Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, anak bungsunya tersebut terpental dan terlindas ban belakang metro mini. Sementara Alfian Nur menderita luka lecet dan jari kelingking kaki kiri patah.
Massa yang marah, langsung merusak metro mini naas tersebut. Tak puas, massa membakar kendaraan umum yang saat itu berpenumpang 7 orang.
Sang sopir, Kedan Manurung, ditangkap sekitar pukul 10.30 WIB oleh Satlantas Wilayah Jakarta Timur di kediamannya di Penggilingan setelah lolos dari amarah massa.
(ahy/Ari)











































