SBY Tolak Tanda Tangan Kontrak Sosial dengan Mahasiswa
Minggu, 06 Jun 2004 05:23 WIB
Surabaya - Capres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak menandatangani kontrak sosial yang ditawarkan oleh mahasiswa terhadap pelaksanaan 7 agenda reformasi. Menurutnya, kebijakan seorang presiden sudah ada aturan mainnya di konstitusi. "Jangan dibayangkan kontrak sosial di atas materai. Itu nanti sudah ada aturan mainnya di konstitusi," kata SBY saat berkunjung di Pecinan, Surabaya, Sabtu (5/6/2004) tengah malam. Di kampung Kiya Kiya itu, SBY menyumbangkan suaranya di panggung hiburan kampung itu.Kiya Kiya adalah sebuah perkampungan Pecinan di Surabaya. Tempat ini biasa dimanfaatkan oleh orang-orang di Surabaya untuk melakukan wisata jajanan malam. Pelbagai makanan dan masakan khas Surabaya, Cina, dan lain-lainnya dijual di tempat ini.Namun begitu, kata SBY, dirinya menghargai apa yang dilakukan mahasiswa itu untuk saling mengingatkan dan memberikan komitmen. "Kalau semangat untuk memberi komitmen itu bagus. Tapi ada aturan mainnya dan ada undang-undangnya," katanya.
(mar/)











































