"Kalau ada bukti, coba buktikan. Kita tunggu, berapa banyak orang yang akan melapor," kata pengacara Selly, Ramdan Alamsyah, ketika dihubungi detikcom, Rabu (30/3/2011).
"Masalah ini nggak harus dibesar-besarkan. Sama-sama dilihat saja, apa yang masalah," imbuhnya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu saya belum tahu, saya belum bisa komentar," kata dia.
Kisah Selly yang kerap mengganti nomor telepon banyak diceritakan para korbannya. Dalam berbagai pemberitaan tahun 2010, banyak korban mengatakan Selly menghilangkan jejak dengan mengganti SIM card.
"Saya tetap nggak percaya kalau dia mau mengubah diri. Soalnya saya dan para korban lain tetap nggak bisa menghubungi dia," kata H, korban Selly dari Bandung, Rabu (17/3/2010) silam.
Sepupu Selly, Nilam, kepada para wartawan di Bogor, pada Senin (1/3/2010) silam juga mengakui hal yang sama. Selly sering berganti-ganti nomer ponsel dan pulang ke rumah larut malam.
Bahkan, ada sempat muncul akun 'Selly Wati' di Facebook yang mengomentari grup buatan korban Selly, 'PENIPUUUUUU SELLY YUSTIWATI'. 'Selly' mengaku sengaja memutus jejak dari ponselnya.
"Lo pikir gw bodoh!! Kalau gw gunakan hp, dari kemarin juga dimana gw berada mungkin udah terdeteksi," kata dia memberi komentar di wall grup itu pada Rabu (17/3/2010) silam. Sayang akun tersebut tidak bisa dikonfirmasi.
(fay/nrl)











































