Setidaknya Fraksi Gerindra, FPAN sudah tegas menolak pembangunan gedung baru. Sementara FPKS dan FPD mulai bimbang terhadap kata sepakat atas pembangunan gedung baru DPR. Mereka seolah berlomba 'mencari muka' ke masyarakat.
Wakil Ketua DPR yang juga Sekjen PKS, Anis Matta membenarkan hal tersebut. Konsistensi sejumlah fraksi terkait gedung baru DPR mulai pudar didera kritik publik.
"Semua fraksi sudah setuju. Yang bisa dilihat publik adalah masalah konsistensi. Kalaupun menolak, lewat media," keluh Anis.
Pandangan Anis tak sepenuhnya salah. Meski Fraksi Gerindra menulis surat penolakan kepada pimpinan DPR, toh wakilnya di BURT tetap menjalankan tugasnya memuluskan pembangunan gedung baru DPR.
"Jadi begini saya sebagai pimpinan BURT hanya menjalankan keputusan DPR secara kelembagaan bukan partai. Dulu kan sudah difasilitasi lewat rapat konsultasi antara pimpinan DPR, BURT dan pimpinan fraksi pada bulan Oktober dan semua setuju makanya dilanjutkan," tutur Pius.
Sebelumnya Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan bahwa pembangunan gedung baru bisa dibatalkan. Terutama jika ada fraksi yang menolak. Namun kenapa setelah penolakan resmi Gerindra gedung baru masih berlanjut?
(van/anw)











































