Prancis Siap Bicarakan Kemungkinan Persenjatai Oposisi Libya

Prancis Siap Bicarakan Kemungkinan Persenjatai Oposisi Libya

- detikNews
Rabu, 30 Mar 2011 02:25 WIB
Prancis Siap Bicarakan Kemungkinan Persenjatai Oposisi Libya
London - Prancis menyatakan kesiapannya untuk membahas kemungkinan mempersenjatai kalangan oposisi Libya penentang pemerintahan Muammar Khadafi. Hal itu mengemuka dalam sebuah pertemuan di London, Inggris, membahas Libya pasca Khadafi.

Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe mengatakan, meski kebijakan mempersenjatai oposisi di Libya bukan mandat PBB, namun itu bisa saja dilakukan. Oposisi yang merupakan kaum demonstran anti-Khadafi merupakan mitra bagi pasukan koalisi.

"Saya mengingatkan Anda, itu memang bukan bagian dari resolusi PBB, tapi kami siap untuk membahas itu (mempersenjatai)," kata Juppe wartawan seperti dikutip reuters, Selasa (29/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah Khadafi harus segera pergi dari Libya ke pengasingan, Juppe berpendapat, tidak ada masa depan bagi sang kolonel di negaranya sendiri. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada rakyat Libya.

Sementara itu, di Libya dilaporkan, rentetan ledakan hebat terdengar dari Tripoli, kawasan Ibu Kota. Reporter reuters mendengar setidaknya ada 3 ledakan cukup keras pada pukul 15.40 waktu setempat.

Seperti diketahui, pasukan koalisi melancarkan serangan udara di Libya sejak 19 Maret yang lalu untuk menegakkan zona larangan terbang dan melindungi rakyat negeri kaya minyak tersebut dari pasukan Khadafi. Kini operasi militer berada di tangan NATO.
(irw/lia)


Berita Terkait