Beruntungnya, sebelum ada korban yang berikutnya, kelakukan bejat sang guru lukis itu tercium warga setempat yang langsung ingin menghakiminya ramai-ramai, pada Senin (28/3) sekitar pukul 20.00 WIB.
Tidak lama polisi dari Polsek Pamulang pun akhirnya mengamankan MSD dan digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan. Sementara, 9 bocah yang menjadi korban tindakan pelecehan seksual itu langsung dibawa ke Polres Jakarta Selatan untuk kemudian divisum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku meraba kemaluan anak-anak itu. Ke-9 bocah tersebut merupakan murid pelaku yang sehari-harinya belajar melukis di rumah pelaku yang sekaligus dijadikan sebagai tempat tinggal," Ketua RT 03, Nurhidi, Selasa (29/03/2011).
Pelaku berpura-pura akan mengajarkan melukis kepada korban. Ajakan tersebut juga diperkuat pelaku sendiri saat diinterogasi aparat Kepolisian Pamulang.
"Tetapi saat ditangkap warga dan polisi, dia nyangkal. Saya sendiri dapat laporan dari Petugas Keamanan (Hansip), dia juga mendapat laporan dari salah seorang warga yang juga orangtua dari salah satu korban bernama Cece," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Pamulang Kompol Zumkifli Muridu mengatakan, pihaknya masih memintai keterangan dari para saksi. "Yang jelas MSD tidak mengakui segala tuduhan itu," terangnya.
(irw/irw)











































