"Kunjungan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di wilayah Bali Selatan, utamanya Kabupaten Badung," kata Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri, Ditjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, M Faried, dalam jumpa pres di Hotel Adhi Jaya, Jl Kartika plaza, Kuta, Selasa (29/3/2011).
Faried menjelaskan, pariwisata Bali terpusat di Bali Selatan karena berbagai sarana pariwisata serta sarana pendukungya, seperti akomidasi dan transportasi. Kawasan wisata Bali Selatan juga menawarkan daya tarik wisata dan diminati pasar serta didukung pintu gerbang masuk Bali, yaitu Bandara Ngurah Rai.
"Sejak awal pengembangan pariwisata di Bali dipusatkan di Bali Selatan, Kuta Sanur, Nusa Dua, dan Ubud," kata Faried.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memajukan pariwisata Bali Utara, Kementrian Budaya dan Pariwisata akan segera menggelar Pesta Kesenian Rakyat Buleleng (PKRB) di Kabupaten Buleleng. Evennjungt ini untuk memajukan pariwisata di kawasan Bali Utara.
Faried mengatakan pesta kesenian tersebut untuk menyeimbangkan pengembangan sektor pariwisata di Bali Utara dan Bali Selatan. Kemenbudpar melakukan terobosan menggelar event pariwisata, seni dan budaya bertajuk "Pesta Rakyat Buleleng".
Pariwisata Bali terpusat di Selatan, padahal pontensi pariwisata di utara seperti Singaraja tidak kalah menarik dan uniknya. Terdapat beberapa atraksi wisata yang menarik, yaitu sapi Gerumbungan, lumba–lumba di pantai Lovina, serta kehidupan seni budaya dan adat istiadat yang tetap lestari.
(gds/irw)











































