Polda Sumut Klarifikasi Selebaran Misi Menangkan Mega

Polda Sumut Klarifikasi Selebaran Misi Menangkan Mega

- detikNews
Sabtu, 05 Jun 2004 06:11 WIB
Jakarta - Selebaran gelap mengungkap kunjungan Kapolda Sumut ke Mapolres Langkat sebagai misi memenangkan capres Mega. Polda Sumut pun membantah dan memberikan klarifikasi."Itu keliru. Tidak ada misi seperti itu. Tidak ada pembinaan untuk memihak capres tertentu," tegas Kabid Humas Polda Sumut AKBP Bambang Prihadi kepada detikcom melalui ponselnya, Sabtu (5/6/2004) dinihari.Dijelaskan Bambang, pada Sabtu 29 Mei 2004, Kapolda Sumut Irjen Pol Edy Sunarno datang ke Mapolres Langkat. Tujuannya melakukan pembinaan dan evaluasi kerja tugas kepolisian untuk meningkatkan situasi kondusif."Itu memang sudah agenda rutin Kapolda melakukan kunjungan ke semua Polres dalam rangka pengawasan. Kapolda melakukan pengecekan kesatuan untuk keamanan pelaksanaan kampanye Pilpres dan antisipasi gangguan keamanan dari Aceh," tutur Bambang.Ditegaskan Bambang, Polri tidak dalam posisi memilih dan tidak menggunakan hak pilih. Polri bersikap independen.Lalu siapa yang menyebarkan selebaran itu? "Saya tidak tahu. Kita tidak berpikir itu. Kita klarifikasi itu tidak ada. Jangan sampai ada polemik," tandas Bambang.Selebaran gelap itu menyebutkan Kapolda Sumut melakukan rapat tertutup di Mapolres Langkat yang dihadiri seluruh perwira dan Kapolsek jajaran Polres Langkat.Targetnya memenangkan Mega dan mempengaruhi masyarakat untuk tidak memilih capres berlatar militer, yaitu SBY atau Wiranto.Isi selebaran itu dibantah Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar. Posisi Polri, kata Da'i, tetap netral. Bantahan serupa disuarakan Kapolres Langkat AKBP Arman Depari. Pertemuan itu, menurut Arman, memang ada. Tapi tidak ada arahan untuk memenangkan capres tertentu. (sss/)


Berita Terkait