"Semua partai punya standing masing-masing, jadi tidak harus lalu sama. Lagian ini urusan DPR yang berhadapan dengan kepentingan masyarakat," kata Ketua FPAN, Tjatur Sapto Edy, kepada detikcom, Selasa (29/3/2011).
Tjatur mengatakan, rencana pembangunan gedung adalah murni urusan DPR. Sama sekali tidak menyangkut dengan kebijakan pemerintah yang merupakan porsi dari Setgab Koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjatur juga membantah bahwa sikap partainya kali ini menunjukkan mulai tidak solidnya koalisi. "Kita berkoalisi dengan kepentingan rakyat," ujarnya.
Seperti diketahui, FPAN bersama Gerindra lantang meminta pembangunan gedung baru DPR dihentikan. Sementara FPDIP meminta pembangunan ditunda dan dilakukan perencanaan ulang. Selebihnya, fraksi lain, termasuk F-Hanura yang oposisi, menyatakan persetujuannya.
(lrn/lh)











































