"Paket bom buku dikirim bukan dari wilayah Polda Metro Jaya tapi dari luar Jakarta," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman usai bertatap muka dengan 500an anggota Babinkantibmas, di Balai Pertemuan Metro Jaya, Selasa (29/3).
Sutarman enggan menyebutkan lebih rinci hasil panyelidikan sementara pihak kepolisian, terkait teror bom yang melukai Kasat Reskrim Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan. "Saya tidak bisa sebutkan, nanti mempengaruhi operasional penyelidikan," ujar Kapolda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai Babinkantibmas tidak tahu wilayahnya. Ini menjadi early warning bagi petugas kita untuk meningkatkan kualitas Babinkantibmas," tegas Sutarman.
Di tempat sama, Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Sujarno mengatakan, terhitung tanggal 15 Maret sampai hari ini terdapat 49 laporan paket yang mencurigakan, termasuk 4 paket bom buku. "Paket yang berisi rangkaian kabel dan batere namun tidak berisi bahan peledak itu sama saja dengan teror dan ingin membuat suasana masyarakat resah," jelas Sujarno.
(ahy/lh)











































