"Dari awal kami sudah meminta BPK dan KPK untuk masuk dan mengkaji pembangunan gedung baru," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, kepada detikom, Selasa (29/3/2011).
Pimpinan DPR pun sudah menggelar rapat tertutup. Hasilnya, meminta Sekjen DPR memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait anggaran pembangunan gedung baru DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan pembangunan gedung baru DPR segera direalisasikan. Sebanyak 11 perusahaan mengikuti tender pembangunan gedung baru DPR.
Rencananya peletakan batu pertama gedung baru DPR akan dilakukan pada bulan Juni 2011. Namun publik memprotes keras pembangunan gedung karena anggaran yang digunakan untuk pembangunan gedung baru DPR yang fantastis dan ruang anggota DPR yang terlalu mewah seluas 111 meter persegi.
(van/gah)











































