Waria Penata Rias Keliling Tewas Mengenaskan di Aceh

Waria Penata Rias Keliling Tewas Mengenaskan di Aceh

- detikNews
Senin, 28 Mar 2011 20:34 WIB
Aceh - Sorang penata rias keliling, T. Husni alias Cut Yanti Asmara alias Yah Bit (40), warga Ulee Lhee, Banda Aceh, tewas mengenaskan. Batok kepalanya pecah diduga akibat pukulan benda tumpul.

Yanti menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Banda Aceh, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (28/3/2011).

Kepala IGD RSU ZA, dr. Iskandar Sp.BS mengatakan, kondisi korban saat ditangani pihaknya sudah dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah lima jam atau sekitar pukul 14.00 WIB, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Darah mengucur deras dari bagian kepala belakang bagian kiri,” kata Iskandar sore tadi.

Awalnya, kata Iskandar, pihaknya kesulitan mengidentifikasi korban karena tak ada kartu identitas apapun di dalam tas korban. Belakangan setelah polisi berhasil mengidentifikasi, barulah diketahui  bahwa korban bernama T. Husni alias Cut Yanti Asmara alias Yah Bit yang dikenal berprofesi sebagai penata rias keliling.

"Saat ini, jenazah korban masih diruang jenazah," tuturnya.

Informasi yang dihimpun detik.com, Yanti dipukul hingga tewas oleh seorang pria bernama Fuadi, yang tercatat sebagai warga Punge, Kecamatan Jaya Baru. Kejadian itu dipicu pertengkaran mulut di antara keduanya, tadi pagi sekitar pukul 8.30 WIB. Cut Yanti Asmara yang sehari-hari berprofesi sebagai penata rias keliling itu sedang melintas di kawasan Punge, persisnya di depan Akademi Kebidanan Muhammadiyah.

Seorang sumber mengatakan, Fuadi, 45 tahun, terdengar memanggil Cut Yanti dengan sebutan "Bencong". "Hei, bencong, bencong," kata sumber itu menirukan ucapan Fuadi. Mendengar dirinya diejek, Yanti naik pitam. Adu mulut pun terjadi. Korban kemudian mengeluarkan sebilah pisau, mirip alat perlengkapan menata rambut-nya, dari dalam tas.

Lalu Cut Yanti langsung menghampiri Fuadi, yang saat itu sedang bekerja menggali tanah dengan linggis. Melihat korban datang membawa pisau, kemudian pelaku pun mengacungkan linggis-nya ke arah korban. Tidak tinggal diam, korban mencoba meraih sebuah cangkul yang terletak disana. "Saat meraih cangkul itulah, kepala korban dipukul dari samping belakang. Namun kami tidak jelas melihat berapa kali pelaku mengayunkan linggisnya ke kepala korban. Hanya saja, setelah itu, korban langsung tersungkur jatuh ke dalam parit," ungkap sejumlah saksi.

Kapolsek Jaya Baru IPTU A. Hendri yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kronologis tersebut. "Petugas kami berhasil menangkap pelaku sekitar 20 menit setelah kejadian," katanya.

Menurut Hendri, untuk sementara kejadian ini memang berawal dari saling ejek hingga berbuntut pada penganiayaan berat dan kemudian meninggalnya korban “BAP saja sedang dalam proses. Nanti sajalah kita lihat apa keterangan Fuadi ini dari pemeriksaan petugas,” katanya.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads