"Boro-boro meriksa, ngomong saja cuma dua kata. Cuma kemudian saya dikatakan sakit jiwa," kata Yusuf saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (28/3/2011).
Bahkan Yusuf mengaku, malahan dia didatangi 8 pengurus PKS yang mengajak untuk islah. Namun dia menolak untuk islah dengan petinggi PKS.
"2-3 Orang dari mereka saya kenal. Oleh karena itu begitu mereka datang, pintu rumah saya kunci. Begitu mereka datang saya langsung telepon polisi," imbuhnya. Pengurus PKS mendatangi rumahnya pada 23 Maret lalu.
Yusuf sempat meminta para pengurus PKS itu pulang. Dia bahkan menegaskan, petugas kepolisian sudah mengepung rumah dia di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Kemudian saya tanya mereka, apakah utusan Anis Matta atau Luthfi Hasa? Apabila jawaban iya, saya jawab 1 menit saja silakan pulang," imbuhnya.
(ape/ndr)











































