"Sudah dilakukan penyelidikan terhadap 29 orang yang menghasilkan satu sketsa wajah kurir dan sudah disebarkan. Baru itu yang bisa disampaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharuddin Jafar.
Kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (28/3/2011), Baharuddin mengatakan bahwa 29 orang yang dimintai keterangan itu berasal dari empat kasus teror bom buku. Yaitu bom kepada Ulil Abshar Abdalla, Gories Mere, Japto Soerjosoemarno dan Ahmad Dhani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket bom buku untuk Ulil Abshar Abdalla terjadi pada 15 Maret 2011 dan terulang tiga hari kemudian. Di dalam kasus pertama, bom meledak dan memutus telapak tangan kiri Kasat Reskrim Kompol Dodi Rahmawan yang berusaha menjinakkan bom tanpa menunggu kedatangan Tim Gegana.
Paket bom buku dialamatkan kepada Gories Merre dan Japto juga terjadi pada 15 Maret 2011. Sedangkan yang ditujukan kepada Ahmad Dhani terjadi pada 16 Maret 2011. Tiga bom tersebut diledakkan oleh Tim Gegana sebelum meledak.
(lh/asy)










































