Ratusan Massa HTI Demo Tolak Khadafi dan Anti Serangan Sekutu

Ratusan Massa HTI Demo Tolak Khadafi dan Anti Serangan Sekutu

- detikNews
Senin, 28 Mar 2011 16:47 WIB
Jakarta - Ratusan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memadati Bundaran Hotel Indonesia (HI) mendukung penggulingan pemimpin Libya Muammar Khadafi yang menindas warganya sendiri. Namun HTI juga mengecam serangan pasukan Sekutu ke Libya.

HTI menilai, serangan Sekutu itu mewakili diktator negara-negara besar yang menyerang negara-negara Islam demi kepentingan minyak.

"Satu rudal Tomahawk harganya US$ 1 juta. Sejak perang dimulai, sudah ratusan rudal ditembakkan. Kalikan saja, berapa itu. Itu tidak gratis. Harus dibayar mahal dengan minyak Libya," kata salah seorang pendemo, Husein di Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (28/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perbuatan Khadafi membunuh warganya sendiri yang nyata-nyata umat Islam bukanlah tindakan kaum muslimin. Kita dukung penggulingan Khadafi tetapi kita tolak serbuan sekutu pimpinan Amerika Serikat," tandasnya yang disambut yel-yel ratusan massa HTI.

Dalam aksinya ratusan pendemo membawa spanduk besar bertuliskan huruf arab. Selain itu pendemo juga mengusung berbagai poster yang mengecam serangan ke negeri yang diklaim HTI sebagai negeri muslim.

"Overthraw Qaddafi's Regime, Reject American Army," tulisan poster HTI yang dibawa berdemo.

Aksi massa tersebut akhirnya bubar dengan tertib usai menyuarakan aspirasi selama hampir satu jam. Tidak ada penjagaan berarti dari aparat kepolisian tetapi cukup membuat kemacetan. Sebab, banyaknya massa membuat arus putar balik dari arah Monas ditutup dan dialihkan melalui kolong stasiun Sudirman.

(Ari/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini