Menuju Mesir, Kapal Ukraina Bawa Senjata Dicegat Turki
Jumat, 04 Jun 2004 15:10 WIB
Jakarta - Otoritas Turki tengah menyelidiki sebuah kapal kargo yang bertolak dari Ukraina menuju Mesir. Investigasi dilakukan setelah pihak terkait Turki menemukan sejumlah senjata mutakhir di atas kapal tersebut.Senjata-senjata tersebut, termasuk beberapa roket dan hulu ledak, ditemukan di dalam dua kontainer setelah petugas bea cukai memeriksa kapal yang berlabuh di pelabuhan Ambarli, sekitar 20 mil dari Istanbul.Demikian disampaikan Kursad Tuzmen, menteri Turki yang bertanggung jawab atas perdagangan asing dan bea cukai. "Kargo yang disebutkan kapten kapal tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam kontainer," tukas Tuzmen kepada wartawan setempat seperti dilansir Al-Jazeera.com, Jumat (4/6/2004)."Ada senjata militer di dalamnya," imbuhnya. "Kami bisa katakan bahwa senjata-senjata itu jenis yang bisa kami gambarkan sebagai 'mutakhir'," katanya.Menurut Tuzmen, kapten kapal menyatakan bahwa kargo tersebut hanya membawa suku cadang. Namun petugas bea cukai curiga dengan keterangan tersebut dan melakukan pemeriksaan.Ketika ditanyakan apakah dalam kontainer tersebut juga ditemukan senjata kimia, Tuzmen berujar: "Inspeksi masih berlangsung."Diplomat-diplomat Ukraina telah berkunjung ke pelabuhan Ambarli tempat kapal tersebut berlabuh. Kementerian Luar Negeri Ukraina juga telah meminta penjelasan resmi pemerintah Turki atas penyitaan kapal tersebut.Aparat keamanan Turki tengah melakukan upaya peningkatan keamanan menjelang pertemuan puncak NATO di Istanbul bulan ini. Presiden AS George W Bush dan pemimpin dunia lainnya dijadwalkan hadir dalam konferensi itu.
(ita/)











































