"Saat ini Indonesia di Markas Besar PBB sedang menggulir suatu proses untuk membuat surat bersama, kolektif, negara-negara anggota PBB kepada Presiden Dewan Keamanan PBB yang intinya segera diberlakukan gencatan senjata dan segera digulir proses dialog politik antarpihak-pihak terkait," kata Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, saat rapat kerja dengan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011)
Menlu mengatakan, sejak awal Indonesia menentang dan menolak cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan krisis di Libya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Menlu, Indonesia berpandangan diperlukannya koridor kemanusiaan, yakni sebuah wilayah aman untuk memberikan perlindungan bagi warga sipil.
Menlu menambahkan, lewat jawaban suratnya, Sekjen PBB juga merespon dengan baik pandangan Indonesia terhadap krisis Libya.
"PBB akan menindaklanjuti keprihatinan-keprihatinan Indonesia," ujarnya.
(lrn/gun)











































