"Sudah tahu. Baca dari koran," kata Yusral singkat saat dihubungi detikcom, Senin (28/3/2011).
Meski demikian, Yusral mengaku tidak tahu menahu seputar pelarian Selly selama setahun ini. "Tidak tahu," jawab Yusral sambil menutup telepon saat ditanya apakah selama pelarian Selly pernah menghubungi keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor resmi menetapkan Selly masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada tanggal 4 Maret 2010.
Selly disebut-sebut sebagai penipu ulung berparas cantik di situs jejaring sosial facebook. Bahkan dikabarkan juga korban dari wanita ini mencapai ratusan orang, tersebar di Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung dan Yogyakarta. Kisah Selly alias Rasellya Rahman Taher (26) ini ramai dibicarakan awal tahun silam.
Orang tua Selly sebelumnya sudah tidak mau peduli lagi pada Selly. Perempuan yang kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas ini, dianggap ayahnya sebagai anak durhaka. "Saya tidak mau tahu dia mau ngapain, anak durhaka!" kata ayah Selly, Yusral, saat dihubungi detikcom, Kamis 18 Februari 2010 silam.
(aan/fay)











































