"Iya, jam 2 (14.00 WIB) nanti kita ke sana (Mabes Polri)," kata pengacara Yusuf, Ahmad Rivai kepada detikcom, Senin (28/3/2011).
Rivai mengatakan, Yusuf merasa dicemarkan nama baiknya. Terutama saat dituding dirinya sedang bersekongkol dengan BIN untuk menjatuhkan PKS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Yusuf menceritakan bahwa dirinya dikirimi SMS oleh Luthfi pada tanggal 5 Juli 2010 pukul 22.11.24' WIB. Dalam SMS itu, Luthfie mengatakan Yusuf dikendalikan oleh pihak tertentu dan bekerja sama dengan BIN.
Yusuf menceritakan bahwa dirinya dikirimi SMS oleh Luthfi pada tanggal 5 Juli 2010 pukul 22.11.24' WIB. Dalam SMS itu, Luthfi menuduh Yusuf telah bekerja sama dengan BIN.
"SMS yang berbunyi bahwa saya bertindak ini ada yang mengendalikan. Saya berkolaborasi dengan orang BIN. Bagi saya itu fitnah, apa dasarnya dia menuduh saya berkoordinasi dengan orang BIN. Saya segera mungkin akan mendatangi BIN untuk mengklarifikasi tuduhan itu," jelas Yusuf Supendi di Kantor LPSK, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (24/3) lalu.
Minggu lalu, Yusuf benar-benar sibuk. Ia terus bergerak membongkar kebobrokan PKS. Setelah ke BK DPR, KPK, LPSK kini pendiri cikal bakal Partai Keadilan (PK) itu akan melapor ke Mabes Polri.
Sebelum PKS geger karena Yusuf, partai ini sudah lama diterpa isu sedang bermasalah. Isu yang paling santer sejak dulu terbelahnya PKS dalam dua faksi yakni Faksi Keadilan dan Faksi Kesejahteraan. Fraksi Keadilan disebut-sebut sebagai kelompok kader yang memiliki sikap idealis, Yusuf masuk dalam faksi ini. Sementara, Faksi Kesejahteraan merupakan kelompok kader yang memiliki sikap pragmatis yang diidentikkan dengan para penguasa PKS.
(ape/mok)










































