"Kemungkinan dia gembol gasnya sambil merokok," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Sujarno, saat dihubungi wartawan, Minggu (27/3/2011).
Tabung gas yang dibawa Jaka diduga mengalami kebocoran. Sehingga, tabung yang posisinya melekat dengan tubuh korban, diduga tersulut api yang berasal dari rokok. Kontan saja, ledakan membuat tubuh bagian belakang korban hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujarno mengatakan, Puslabfor Mabes Polri sudah memastikan jika ledakan itu bukan bom. "Itu dari gas. Puslabfor sudah temukan serpihan gasnya," katanya.
Lebih lanjut, Sujarno kini masih mencari tahu asal tabung gas yang ada dalam karung milik Jaka. Sujarno menduga tabung gas itu dicuri oleh Jaka.
"Jam segitu, di mana ada buka jualan gas. Kemungkinan habis mencuri," katanya.
Ledakan pertama kali didengar oleh satpam yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Saat satpam mendatangi lokasi, korban terlihat tergeletak di pinggir BKT.
"Saya sudah tidak kuat," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Made Wisnu menirukan ucapan saksi.
Mayat Jaka kini telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat.
(mei/gun)











































